Jika Ingin Membuat Blog Gratisan, Coba Belajar Membuatnya di 2 Platform Ini!

Sangat banyak sekali penyedia blog gratis hingga saat ini. 10, 50 atau bahkan ratusan? Entahlah. Namun, jika tertarik untuk membuatnya, ada 2 penyedia yang paling sering digunakan termasuk saya sendiri yaitu Blogger dengan blogspotnya dan juga wordpress dengan ekstensi wordpress.com setelah nama domain Anda.

Keduanya disebut sebagai sub-domain karena masih menggunakan format turunan dari pihak penyedianya. Dan, selama menggunakannya tanpa biaya, selama itu pula ekstensi sub-domainnya melekat pada URL atau alamat blog Anda.

Contohnya seperti punya saya ini yang masih gratis dengan embel-embel blogspot di belakangnya. Jika menggunakan yang satunya, maka akan menjadi ininamablogsaya.wordpress.com.

Saya pribadi paling sering menggunakan blogspot. Hal ini disebabkan jika suatu saat merubahnya ke TLD, biayanya cenderung lebih murah karena hanya dibutuhkan pembelian nama domain saja. Berbeda halnya dengan wordpress.org untuk custom domain yang mewajibkan kita untuk membeli nama domain dan hosting.

Hosting sendiri secara sederhana sebagai wadah untuk penyimpanan data-data blog Anda baik berupa tulisan, gambar dan sebagainya. Ibaratnya seperti hardisk pada laptop/pc.

Sedangkan penyimpanan berbagai data pada blogspot secara otomatis sesuai dengan kapasitas Google Drive akun Anda. Saat awal membuat akun di Google, biasanya minimum kapasitasnya adalah 15 GB. Banyak loh itu, sampai seribuan artikel juga bisa bahkan mungkin lebih sepanjang jika menggunakan gambar dalam artikel ukurannya dibatasi. Atau dikurangi dulu kapasitas gambarnya menggunakan software atau secara online.

Baca ini: Beli Domain Baru, Ini Cerita Saya

Masing-masing kedua platform ini tentunya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Tapi yang saya tahu pasti, keduanya bisa diandalkan. Kalau saya kenapa seringnya memakai blogspot, selain faktor biaya diatas, penggunaannya juga saya rasa lebih mudah untuk dipelajari oleh pengguna pemula.

Namun, tidak sedikit juga yang tadinya memakai blogspot, pada akhirnya meng-custom domainnya dan diarahkan ke wordpress. Tidak mengapa, karena semua kembali pada kemampuan dan tujuan masing-masing.

Oleh karena itu, saya sarankan untuk mempelajari keduanya. Toh, hanya dibutuhkan satu akun email untuk mendaftar. Dari sana nanti akan Anda ketahui sendiri potensi kedua platform tersebut.

Bagaimana menurut Anda?

Komentar

Postingan populer dari blog ini