Beli Nama Domain Blog Karena Egois

Beli nama domain blog karena egois

Pada banyak kesempatan dalam hidup saya, kata egois seolah seiring-sejalan dengan konotasi yang sifatnya negatif. Perlu dihindari dan kalau bisa jauh-jauh dari sifat yang melekat pada kata tersebut.

Entah saya yang tidak berpikir positif atau apa, yang jelas kesannya selalu demikian.

Namun tidak untuk beberapa waktu yang lalu kala membeli nama domain bagi blog saya.

Ketika membangun blog yang selalunya saya awali dengan menggunakan platform blog gratisan (kebanyakan blogspot), saya kerap berpikir;

"Mau sampai kapan make yang gratisan terus?"

Saat ini pun jika ngecek sana-sini di berbagai registrar, harga per domainnya sangat banyak ditemukan pada kisaran 100 ribuan dengan ekstensi yang beragam. Mulai dari.com, .xyz dan sebagainya.

Saat menulis artikel ini, saya sebelumnya tetiba berpikir;

"Kayaknya pas beli domain dulu, saya sangat yakin kalau waktu itu saya juga sedikit atau bahkan sangat egois."

Namun bukannya nyesal, saya malah bersyukur dengan sifat yang saya anggap sebagai ke-egoisan saya ini.

Pikirnya saya waktu itu:

"Daripada nama lengkap dan nama panggilan saya dicatut oleh orang lain dengan nama yang sama, mending saya beli duluan domainnya. Kan repot kalau nanti saya jadi Bupati, mau buat website tapi nama domainnya sudah dibeli orang lain."

Entah apakah otak saya perlu diperbaiki cara berpikirnya atau tidak. Namun akhirnya kebeli juga nama domainnya.

Setidaknya antisipasi awal yang saya lakukan akhirnya terwujud. Meskipun saya sendiri tidak begitu paham apa faedah terbesarnya di masa mendatang.

Yang penting kekhawatiran saya hilang meskipun duit 200 ribuan harus dikeluarkan.

Karena duit saya yang gak banyak, bahkan ganti dompet pun belum saya lakukan selama 5 tahun terakhir, pokoknya beli domain dulu.

Dan rasanya plonk. Meskipun saya akui bahwa ngeluarin duit 200 ribuan tersebut, rasanya agak berat. Seolah mau ngeluarin duit 2 juta saja.

Tapi, lagi-lagi saya bersyukur dengan sifat egois saya tadi. Gak mau nama saya dibeli oleh orang lain.

Jadi jika ada yang memiliki nama yang sama dengan saya seperti nama blog ini, maaf ya... Anda kalah start.

Dan jika Anda ingin tidak terlambat seperti yang lainnya, silahkan siapkan duitnya dan beli nama Anda. Membuat blognya pun cukup mudah. Jika tidak ingin repot, tanyakan saja langsung pada layanan pelanggan tempat Anda akan membeli domain, apakah mereka bisa membuatkannya untuk Anda tanpa dikenakan biaya tambahan atau tidak.

Sekian curhat tentang ke-egoisan saya yang menjadi salah satu alasan untuk membeli nama domain sesuai dengan nama saya sendiri.

Jika Anda berpikir ada manfaat berharga lainnya dari apa yang belum saya sampaikan diatas, jangan sungkan untuk menginformasikannya lewat komentar di bawah. Terima kasih.

Berkomentarlah menggunakan bahasa yang Anda sendiri takjub untuk membacanya!
EmoticonEmoticon