Membalas Komentar Pembaca Blog Itu, Sebenarnya Penting Juga Sih 🤔

Jika diperhatikan, blog sederhana ini memang tidak semua postingannya mampu mendapatkan komentar dari para pembacanya. Kalaupun ada, paling hanya satu saja kayaknya. Sebanyak itu saja dan salah satunya pada tulisan saya sebelumnya mengenai pengalaman blog saya diterima oleh jaringan periklanan Google Adsense.

Tepatnya mendapatkan komentar dari Bang Izal yang juga merupakan pemilik blog yang saya sematkan backlink pada tulisan tersebut menuju blognya.

Membalas komentar blog

Terlihat bahwa komentar tersebut ada sejak tanggal 15 Mei 2018 dan baru mendapatkan balasan tepat sebelum tulisan ini dibuat, 30 Mei.

Butuh 15 hari atau 2 minggu lebih sehari bagi saya untuk membalasnya. Ckckckckck. 

Dan mau dibilang malas pun, sah-sah saja. Inilah saya adanya. Hehehe. Blogger pemula dan pemalas yang bahkan mencapai hitungan minggu untuk sekedar mempublikasikan 1 artikel baru yang entah ada manfaatnya atau tidak.

Tapi biarlah. Setidaknya sudah saya balas kembali meskipun sangat bisa dikatakan terlalu kelamaan. Setidaknya bisa tambah santai lagi dengan hadirnya ungkapan; Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali.

Selain malas, alasan lainnya juga adalah karena publikasi komentar di blog ini diatur tanpa adanya moderasi. Ditambah dengan jarang mengklik fitur komentar di dasbor Blogger, maka lengkaplah sudah akan ketidaktahuan saya mengenai komentar tersebut.

Tapi sebenarnya sayanya saja yang malas dan terlalu berkompromi dengan mencari-cari alasan, sih.

Artikel yang pernah saya baca di blog lain sebenarnya hal ini seharusnya tidak dilakukan. Karena bisa jadi, dengan membalas komentar secepat yang kita bisa, peluang untuk mendapatkan pembaca yang loyal itu semakin besar. Yah, setidaknya nambah-nambahin pengunjung dan mungkin juga ilmu dari diskusi yang singkat. Sebisa mungkin ya, katanya jangan kelamaan balasnya.

Tapi lagi-lagi, biarlah! Sudah terlanjur begini, apa bisa dikata.

Adanya pengalaman ini tentunya juga menjadi pelajaran bagi saya. Terutama untuk lebih serius lagi dalam mengelola blog. Yah, meskipun kelas blog ecek-ecek 😊😊😊

Mungkin karena saya memang tidak begitu mengurus dan belum menetapkan target apapun terhadap blog ini. Sekedar mempublikasikan artikel jika sempat, lalu kemudian membiarkannya begitu saja.

Kalau memperhatikan blog lain, selain banyak setiap postingannya yang mendapatkan komentar, juga rata-rata dibalas dalam waktu yang relatif singkat. Paling lama dalam hitungan hari, bukannya 2 mingguan seperti yang saya lakukan.

Sangat tidak patut untuk dicontoh memang mengenai apa yang saya lakukan. Tapi semoga kamu tidak seperti saya ya. Yang blog gado-gadonya baru sedikit artikel dan juga tidak mendapatkan respon yang banyak via komentar. Dan kalaupun ads, eh malah didiamkan. Jangan seperti saya deh.

Pokoknya jangan!

Berkomentarlah menggunakan bahasa yang Anda sendiri takjub untuk membacanya!
EmoticonEmoticon