Modal e-KTP Saja Sudah Bisa Buka Rekening di Bank BCA

Lama juga gak update artikel baru di blog ini. Bukan karena kesibukan, tapi sepertinya karena kemalasan. Semua oang di dunia ini pasti sibuk, tapi tidak se-malas saya😅 Dan untuk kali ini, saya hanya ingin berbagi pengalaman buka rekening baru di Bank BCA dimana syarat utamanya hanya bermodalkan e-KTP saja.

Hanya butuh e-KTP untuk membuka rekening baru di Bank BCA
Tampilan aplikasi Mobile Banking BCA di hp.

Bulan sebelumnya yaitu April 2019 ini, saya berencana untuk jualan mukena Bali kembali. Tahun lalu sebenarnya sudah pernah jualan sebagai salah satu dropshipper, tapi karena terlalu repot, akhirnya saya memutuskan untuk berhenti dulu. Dan akhirnya pada bulan April tersebut, saya berencana memulainya kembali dengan alasan utama bulan puasa sebentar lagi. This is always the right moment for selling moslem's products!

Tapi akhirnya sampai tulisan ini saya publikasikan, rencana jualan mukena Bali tersebut tidak lagi menarik buat saya. Setidaknya tidak untuk saat ini. Entah kalau di masa depan.

Pembuatan rekening BCA ini pun sebenarnya direncanakan sebagai salah satu sumber dana untuk deposit dana iklan di Facebook Ads. Karena salah satu strategi yang akan saya gunakan nantinya adalah menggaet pelanggan lewat iklan di Facebook.

Sebelumnya, saya sudah memiliki rekening bank BRI. Namun karena di komunitas online banyak anggota yang mengalami error ketika transfer dana iklan Facebook—sudah transfer dana via ATM tapi dana iklannya tidak masuk ke Facebook padahal saldo sudah terpotong, akhirnya saya menemukan testimoni bahwa yang lebih mudah bisa menggunakan Bank Permata dan Bank Mandiri serta BCA.

Dan pilihan saya jatuh pada Bank BCA entah karena alasan apa. Pokoknya yang penting bisa buka rekening tanpa harus adanya dokumen yang beragam. Karena ada salah satu bank yang saya datangi sebelumnya, mau nyimpan duit saja harus pakai surat pengantar dari domisili asal dan lain sebagainya. KTP saya ya asli sulawesi dan sedang bekerja di Bali, masa mau buka rekening harus nunggu kiriman surat pengantar dulu?

Come on! Urusan admisnistrasi bank tersebut tidak bisa saya penuhi dan sistem perbankannya tidak satu pun bisa menyelesaikan kondisi saya yang hanya memiliki e-KTP asli dan masih berlaku. So, tidak sampai 10 menit waktu itu saya langsung keluar dari bank tersebut. Farewell!

Dan entah berapa lama, mulailah saya memilih BCA saja. Tidak ada alasan khusus. Hanya ingin mendaftar dan buka rekening saja. Jika berhasil ya Alhamdulillah, jika tidak, cari lagi bank lain. Mungkin Mandiri dan juga Permata karena kepentingan utamanya hanya untuk bayar iklan Facebook. Tujuan kedua mungkin untuk menambah jumlah rekening pembayaran jika bisnis mukena tersebut benar-benar saya jalankan kembali.

Akhirnya, sampailah saya di BCA KCU Denpasar saat siang hari via Go-Ride. Terus langsung bertanya sama pihak security karena biasanya hal-hal mendasar mengenai persyaratan pembukaan rekening baru seperti tujuan saya ini sudah menjadi pengetahuan diluar kepala mereka.

Entah saya menanyakan apa saja, tapi utamanya adalah menjelaskan bahwa saya asli sulawesi dan punya e-KTP sana serta ingin buka rekening BCA, apakah bisa?

Dan tampaknya, wisata perbankan saya siang itu membuahkan hasil. Dengan senyum khas pegawai yang mengutamakan pelayanan pelanggan, pihak security langsung mengiyakan tanda bahwa saya bisa memiliki rekening baru di BCA bahkan hanya dengan memiliki e-KTP saja.

Pengen banget tulisan yang saya tebalkan itu dibaca sama pegawai bank satunya dimana saya harus pakai surat pengantar dan segala macam administrasi. Mereka yang punya sistem dan katanya mampu melayani secara nasional, namun tampaknya syaratnya justru wajib menjadi warga lokal suatu daerah.

Setidaknya untuk kasus pembuatan rekening baru saya ini, saya sangat terbantu dengan adanya Bank BCA. Gak ribet. Modal e-KTP doank. Maaf-maaf saya kurang pengetahuan mengenai dunia perbankan, namun bagaimanapun, saya sangat salut sama BCA. *Saya tidak sedang menjilat ya biar dapat post placement dari BCA di blog ini😋

Tapi ada satu masalah kecil yang muncul kemudian; pembuatan rekening baru sedang error!

Bahkan di bagian khusus pembuatan rekening baru di bank tersebut, tak ada satupun pelanggan yang duduk mengantri di kursi. Saya percaya saja, memang lagi error sepertinya.

Akhirnya, entah seminggu kemudian saya datang kembali. Pikirnya saya, yang penting bisa memenuhi syarat. Titik. Udah keburu banget pengen nyoba ngiklan di Facebook. Dan waktu saya datang kembali meskipun diiringi dengan sedikit rintik hujan siang itu, kesampaian juga bisa megang nomor antrian dan duduk di kursi pelanggan yang kilapnya mungkin dilap pakai kanebo mahal.

Beberapa menit menjelang dan akhirnya nomor antrian saya pun akhirnya dipanggil sama salah satu mas-mas pegawainya. Padahal pengennya yang manggil karyawan perempuan. Langsung dah ditanya apa keperluannya.

Meskipun masih sedikit merasa kurang beruntung karena bukan karyawan wanita yang melayani, saya mencoba untuk tetap tegar dan tersenyum (apaaan sih) sembari menjelaskan kalau saya hanya ingin membuka rekening baru saja.

Kemudian, e-KTP saya pun langsung ditanyakan dan secara sigap langsung saya berikan karena sudah dipersiapkan sebelumnya. Beberapa saat setelah itu, keadaan kadang hening, kadang juga sempat dilontarkan pertanyaan mengenai NPWP, alamat domisili saat ini, nomor hp dan sebagainya. Pokoknya info-info dasarlah.

Dan setelah semua itu, akhirnya berakhir juga penantian saya untuk memiliki rekening baru. Sepertinya hampir setengah jam waktu yang diperlukan hingga saya memiliki kartu ATM BCA dan menyetorkan minimal saldo awalnya. Kalau tidak salah minimal antara 200 atau 500 ribu untuk masukkan dana ke rekening baru tersebut. Lupa saya.

Mas pegawainya juga sudah ngasih catatan pada kertas kecil mengenai cara aktivasi aplikasi Mobile Banking BCA dimana saya melakukannya saat sudah sampai di kosan. Hanya satu dua menit akhirnya aktiflah mobile banking tersebut. Berbeda dengan aktivasi internet banking dimana harus datang kembali ke bank pada hari senin sementara waktu itu saya mendaftar pada akhir pekan yang mungkin beberapa layananya tidak diaktifkan.

Dan, selesailah cerita yang sangat tidak penting ini karena bingung mau menulis apalagi di blog ini setelah sekian lama vakum. Terima kasih sudah meluangkan waktu berharga anda pada konten yang mungkin tidak terlalu bermanfaat tapi yang jelas bukan hoax.

Komentar

Postingan populer dari blog ini